Entri yang Diunggulkan

SISTEM OPERASI LINUX

SISTEM OPERASI LINUX 1. M E M U L AI   BE K E R J A D E N G A N L I NUX P r os e s lo g in, di g u n a k a n untuk m e n g ...

Minggu, 08 Desember 2019

Instalasi Paket pada Linux Ubuntu

Instalasi Paket pada Linux Ubuntu "SISTEM OPERASI"



Instalasi di linux meskipun sebenarnya tidak terlalu sulit, terkadang menjadi masalah bagi pengguna baru (pemula). Tidak seperti di Windows yang biasanya paket instalasi mempunyai extensi .EXE atau .MSI, cara instalasinya pun tinggal next, next, next.. dan viola.. program pun terinstal.Pada pembahsan kali ini kita akan jelaskan bagaimana menginstal paket-paket di linux agar paket tersebut dapat terinstal dengan baik dikomputer. Setiap paket mempunyai teknik teknik yang berbeda-beda, tergantung jenis paket tersebut. Secara umum ekstensi paket-paket instalasi di linux antara lain .DEB, .RPM, .BIN, .RUN, .SH, .TAR.GZ, .TAR.BZ2.
1. Paket .DEB
Paket ini biasanya dikhususkan bagi pengguna Linux Debian, Mepis, Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu. Cara instalasi paket ini, boleh di bilang mudah, karena cukup klik dua kali pada paket tersebut, kemudian jendela instalasipun akan terbuka.
2. Paket .RPM
Paket ini biasanya dikhususkan bagi pengguna Linux Red Hat, Fedora, CentOS, Mandriva, SUSE. Instalasi paket ini boleh dibilang susah-susah gampang, ada beberapa teknik tapi yang paling sederhana adalah dengan menggunakan perintah :
# rpm -ivh nama_file.rpm
3. Paket .BIN
Paket ini merupakan paket instalasi untuk semua jenis linux. Cara instalasinya dapat dilakukan dengan menggunakan perintah di konsol linux. Jangan lupa login terlebih dahulu sebagai root, berikut caranya
a) Ubah file.bin agar dapat di eksekusi dengan menggunakan perintah
# chmod +x nama_file.bin
b) kemudian instal dengan menggunakan perintah
# ./nama_file.bin
4. Paket .RUN
Sama seperti paket .bin, paket ini merupakan paket untuk semua jenis linux, Caranya cukup dengan mengetikkan perintah dibawah ini di konsol linux :
 ./nama_file.run
5. Paket .RUN
Paket dengan extensi sh adalah file script yang isinya text file ASCII. file bash script ini biasanya hanya berisi kumpulan-kumpulan perintah. Cara menjalankannya :
a) Ubah file.sh agar dapat di eksekusi dengan menggunakan perintah
# chmod +x nama_file.sh
b) kemudian instal dengan menggunakan perintah
# sh nama_file.bin atau ./namafile.sh
6. Paket .TAR.GZ & .TAR.BZ2
Paket .TAR.GZ & .TAR.BZ2 itu merupakan hasil dari sebuah file kompresi. seperti rar atau zip di windows, cara instalasinya :
a) Ekstrak file dengan mengetikkan perintah sebagai berikut :
tar xvzf nama_file.tar.gz atau tar xvjf nama_file.tar.bz2
b) Kemudian masuk ke direktori paket yang telah diinstal 
cd package
c) Kemudian konfigurasi paket dengan perintah
./configure
d) kemudian compile paket tersebut dengan perintah
make
e) terakhir instal paket tersebut
make install
salah satu contoh instalasi yang kami kerjakan sebagai berikut :
menginstal aplikasi GIMP, yaitu aplikasi seperti photoshop atau corel draw
1.      Masuk ke terminal ketikan sudo apt-get install gimp
Dan tunggu samapai proses selesai
 
 
Dan hasilnya seperti ini
 
3.3 Modifikasi
Sudah ada banyak sekali website atau blog yang menyediakan artikel tentang cara mengubah tampilan Ubuntu agar lebih keren. Dan saya akan mencoba dengan cara saya sendiri, mungkin Anda akan suka, cepat atau lambat.
  1. Ganti launcher Unity dengan AWN/Cairo Dock atau dock lainnya.
  2. Install theme terbaru dari PPA. Cari wallpaper keren dari deviantArt.
  3. Install ikon-ikon terbaru.
  4. Install Conky
  5. Setting supaya themes, ikon, dock, Conky dan wallpaper menjadi serasi.
  6. Modif apapun yang bisa di modifikasi.
  7. Menyadari kalau tampilan default adalah yang terbaik.
Ini adalah salah satu contoh modifikasi tampilan ubuntu.
 
Gambar diatas  adalah Desktop Cube. Suatu aplikasi tambahan yang diluncurkan oleh linux, yang memungkinkan tampilan window kita menjadi 3 dimensi. Desktop Cube adalah bagian dari compiz fusion yang sepat membuat heboh dunia (alay). Saking dahsyatnya beberapa developer berusaha mengaplikasikan efek desktop cube ini ke sistem operasi non-Linux (Microsoft Windows misalnya). Aplikasi compiz fusion  ini dpt membuat desktop memberikan efek  terbakar, kebanjiran, transparan dan sangat banyak lagi yang mana lebih bagus kalau sob langsung coba sendiri.
pertama masuk ke Application —> then Ubuntu Software Center
 
Search for CCSM
 
Kemudian install dan berikan root password
 
Installation Progress
 
Adapun langkah praktis lewat terminal yaitu ketikkan
 >>Sudo apt-get install compiz-fusion-plugins-extra
Selanjutnya masuk ke System –> Preferences –> Appearance and on the –> Visual Effects tab, selected Extra .
 
Selanjutnya kita atur panel satting compiz dgn mengakses:
System >> Preferences >> Compizonfig Setting Manager
Tampilan Panel setting compiz adalah sebagai berikut :
 
Compiz Setting Manager dibagi menjadi beberapa kategori :
General : Bagian ini adalah settingan global untuk Compiz anda, berisi tweaking tool dari Compiz
 
Pada bagian desktop klik desktop cube (enable) dan atur tampilannya 
 

ADMINISTRASI DASAR LINUX

Administrasi Dasar Linux


man ls : melihat halaman manual dari perintah ls (help)



1.        ls <option>
fungsi : untuk melihat isi suatu direktori, contoh:
ls –l : untuk melihat file atau direktori pada direktori aktif dengan menyertakan atributnya
s –la /etc : untuk melihat file atau direktori pada direktori /etc beserta file hiddennya




2.        cd <option> <direktori>
fungsi : untuk berpindah direktori (change directory), contoh:
cd /home/ : untuk berpindah ke direktori /home/
cd ..: untuk berpindah ke parent direktori dari direktori aktif (direktori di atasnya).
3.        mkdir <nama_direktori>
fungsi : untuk membuat direktori baru
mkdir amikom : untuk membuat direktori baru dengan nama amikom pada direktori aktif



4.        rmdir <nama_direktori>
fungsi : untuk menghapus direktori yang sudah kosong
rmdir so : untuk menghapus direktori dengan nama so

 
5.        cp <target> <tujuan>
fungsi : untuk mengkopi file atau direktori
cp coba /latihan : mengkopi file coba ke direktori /latihan.                   
                             
6.        mv <target> <tujuan>
fungsi : untuk memindahkan file atau direktori dan atau merename-nya
mv /home/so /etc : memindahkan file atau direktori so didirektori /home ke dalam direktori /etc dengan nama so    
 
7.        rm <file> atau rm –rf <nama direktori>
fungsi : untuk menghapus file atau direktori yang berisi subdirektori & file
rm dataku : menghapus file dataku pada direktori aktif
rm –rf data: menghapus direktori data
rm –rf * : menghapus semua folder/direktori pada direktori aktif        
                                                                          

8.        pwd
fungsi : untuk mengetahui path direktori yang sedang aktif (print working directory) 
                                                                                 
                                                                                            
9.        cat <nama_file>
fungsi : untuk melihat isi file atau membuat suatu file
cat > test : membuat file baru dengan nama data (untuk mengakhirinya menggunakan ^D (Ctrl+D)) *lihat kombinasi perintah.
10. find <option>
fungsi : untuk mencari file/direktori
11. pico <nama_file> atau vi <nama_file>
fungsi : editor file / text editor.

12. who atau w
fungsi : untuk melihat user yang sedang aktif


13. ps <option> * melihat manajemen proses
fungsi untuk melihat proses yang sedang aktif / sedang dijalankan oleh system, contoh: ps –ax

14. kill <signal> <PID>
fungsi untuk menghentikan atau mematikan proses yang ada
15. more <nama_file>
fungsi : untuk melihat isi file dan melihat output di layar, bila dalam satu layar tidak cukup maka akan ditampilkan secara perlayar.
16. clear
fungsi : untuk membersihkan layar dari tampilan text (Ctrl + l)
17. reboot atau CTRL+ALT+DEL
Fungsi : untuk booting ulang komputer (restart)
18. halt, poweroff atau shutdown <option> atau init 0
fungsi : untuk mematikan atau men-shutdown computer

Jumat, 29 November 2019

SISTEM OPERASI LINUX


SISTEM OPERASI LINUX


1.MEMULAI  BEKERJA DENGAN LINUX


Proses login, digunakan untuk mengatur hak akses pada sistem, untuk memelihara keamanan sistem, dan berbagai keperluan lainnya. Setiap user mempunyai hak akses yang berbeda-beda.Anda sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan user root untuk aktivitas sahari-hari.
1. Masuk ke Sistem Linux bila Anda menghendaki login secara grafis atau X-Window.

2. Bekerja di Desktop Linux

3. Keluar dari Sistem Linux

Jika sudah berada dalam sistem dan sudah bekerja di dalam sistem, kemudian berkeinginan untuk mengakhirinya, Anda juga harus bisa keluar sesuai dengan aturannya.

2. FILE MANAGER


File manager adalah fasilitas dari X Window yang sangat berguna untuk mengelola file atau dokumen. Mirip dengan kegunaan Windows Explorer pada Microsoft Windows. Dengan file manager ini, kita dapat dengan mudah :
·    Beralih antar blok device  

·    Membuat direktori atau folder  

·    Mengopi file/dokumen/folder  

·    Mengubah nama file/dokumen/folder  

·    Menghapus file/dokumen/folder  

·    Membuka suatu folder atau program  

·    Menjalankan program  

·    Membuat Shortcut File Folder  

·    Dan sebagainya  


Berikut ini penjelasan masing-masing direktori :

Direktori
Keterangan
/
Direktori root, induk bagian teratas hierarki direktori
/bin
Tempat menampung perintah (executable) linux standar
/usr
Berisi semua program aplikasi
/home
Direktori pribadi untuk tiap-tiap user
/mnt
Mengakses floppy dan cdrom
/selinux
Berisi konfigurasi untuk security fedora
/etc
Tempat menampung file konfigurasi dan sistem administrasi
/dev
Berisi informasi seluruh piranti sistem (khusus peripheral)
/tmp
Berisi file-file sementara
/lib
Share library
/boot
Untuk menyimpan kernel bagi linux


3.BEKERJA DI TERMINAL ATAU CONSOLE


Selain bekerja dengan modus grafis, Anda juga dapat bekerja dengan modus teks di lingkungan X Window.Untuk mengaktifkan emulasi terminal console di desktop, Anda dihadapkan pada terminal console dari user yang sedang login saat ini.
Apabila Anda memilih terminal atau console, maka muncul prompt/shell, sesuai dengan   nama   user   yang   sedang   login.   Misalnya   user   imi,   bentuk   promp-nya menggunakan tanda dolar ($). Bila Anda menghendaki login dengan terminal super user (root), Anda dapat mengubah user tersebut dengan memberikan perintah ”su”, sehingga akan meminta Anda untuk memasukkan password root. Setelah Anda memasukkan password dan menekan enter, muncul promp atau shell untuk user root, dengan tanda pagar.